Perkembangan ilmu merupakan bukti taat kepada Allah SWT, karena

Perkembangan pembangunan ekonomi serta
berhasil tidaknya suatu negara dapat diukur dari kualitas pendidikan generasi
muda bangsa pada negara tersebut. Pendidikan merupakan hal yang sangat esensial
terhadap nasib bangsa kedepannya. Tanpa adanya pendidikan, suatu bangsa tidak
akan berjalan dinamis serta sulit melakukan perubahan yang dapat membawa negara
tersebut pada kejayaan.

Semua agama menegaskan tentang
pentingnya pendidikan, termasuk agama islam. Islam mengharuskan adanya
kesinambungan antara kehidupan di dunia dan kehidupan di akhirat. Menurut
prespektif islam sendiri, pendidikan merupakan hal yang sangat krusial. Hal ini
dapat dilihat pada banyaknya ayat AlQuran dan hadist yang menyeru untuk
menuntut ilmu. Tuntunan Islam menyorot langsung akan urgensi pendidikan bagi
umat manusia. Pada dasarnya, pendidikan merupakan asas demi kehidupan yang tentram
dan damai baik di dunia maupun di akhirat. Seseorang tidak akan bisa hidup
dengan tentram jika ia tidak memiliki ilmu dalam kehidupan dunianya. Begitupun
dalam urusan akhirat, seorang hamba tidak dapat hidup dengan tentram tanpa
adanya pengetahuan. Salah satu cara untuk meraih ilmu yaitu melalui pendidikan.
Menuntut ilmu merupakan bukti taat kepada Allah SWT, karena masing-masing
individu merupakn ciptaan Allah SWT yang dibebani dengan tanggungjawab
melaksanakan ibadah kepada-Nya, menunaikan titah-titah-Nya serta menjauhi
larangan-larangan-Nya. Dengan adanya pendidikan, manusia tidak melaksanakan
tanggung jawab tanpa arah melainkan dengan akal dan pikirannya. Dengan ilmu,
manusia dapat mendekatkan diri kepada yang Maha Kuasa dengan mudah. Bahkan, Allah
SWT dengan firmannya akan meninggikan derajat bagi manusia yang berilmu.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Namun, seiring perkembangan zaman menjadikan
ajaran AlQuran dan Hadist semakin tergerus. Hal ini dapat terlihat pada
kualitas pendidikan saat ini yang cenderung mengesampingkan moral. Pendidikan
yang seharusnya merupakan tanggung jawab individu terhadap sang pencipta justru
sekarang mengarah kepada hal yang berbau materi. Untuk itu, sangat diperlukan
pengetahuan mengenai pengertian, konsep, tujuan, dan manfaat dari pendidikan
yang sebenarnya ditinjau dari sudut pandang agama islam serta dibutuhkan
kesadaran terhadap pentingnya menuntut ilmu dengan baik sesuai dengan tujuan yang
hakiki.

 

Rumusan
Masalah

1.      
Pengertian pendidikan prespektif islam?

2.      
Bagaimana pandangan islam tentang pendidikan?

3.      
Apa tujuan pendidikan menurut prespektif islam?

4.      
Bagaimana konsep pendidikan dalam perspektif Al-Qur’an
dan hadist?

5.      
Apa manfaat menuntut ilmu?

 

Tujuan

1.       Mengetahui
pengertian manusia menurut prespektif islam

2.       Mengetahui
hakikat manusia menurut prespektif islam

3.       Mengetahui
kriteria manuisa ideal menurut prespektif islam

4.       Mengetahui
tujuan pendidikan menurut prespektif islam

5.       Mengetahui
konsep pendidikan menurut prespektif islam

Manfaat

 

BAB
2: PEMBAHASAN

Definisi
pendidikan

            Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia
(KBBI),  pendidikan merupakan proses
pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha
mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara,
perbuatan mendidik.

Istilah pendidikan ini diambil dari bahasa Yunani
yaitu “paedagogie”, yang berarti bimbingan yang diberikan kepada anak. Istilah
pendidikan berasal dari kata “didik” dengan memberinya imbuhan “pe-” diawal dan
“-kan” diakhir kata yang mengandung arti “perbuatan” (hal, cara, dan
sebagainya). Selanjutnya, kata ini diterjemahkan menjadi “education” dalam
bahasa Inggris yang berarti pengembangan atau bimbingan.

Kata pendidikan
kemudian berkembang dan diartikan sebagai bimbingan atau pertolongan yang
diberikan dengan sengaja terhadap objek didik oleh subjek didik agar objek
didik dapat berkembang. Kemudian dalam perkembangan selanjutnya, beberapa ahli
dan peraturan perundang-undangan kemudian menafsirkan pendidikan menjadi
berbagai definisi:

Menurut Ki Hadjar,
Pendidikan adalah pembudayaan buah budi manusia yang beradab dan buah
perjuangan manusia terhadap dua kekuatan yang selalu mengelilingi hidup manusia
yaitu kodrat alam dan zaman atau masyarakat (Dewantara II , 1994).

Pendidikan berarti usaha yang dijalankan oleh
seseorang atau kelompok orang untuk mempengaruhi seseorang agar menjadi dewasa
atau mencapai tingkat hidup dan penghidupan yang lebih tinggi dalam arti mental
(Sudirman, 1984:4)

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana
belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan
potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan, pengendalian
diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan
dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. (UU No. 20 tahun 2003)

Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui
kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang
akan datang. (UU Nomor 2 Tahun 1989)

Dengan demikian, pendidikan berarti proses bimbingan
secara sadar dari orang dewasa terhadap perkembangan jasmani dan rohani anak
didik, dengan cara mentransferkan berbagai aspek kehidupan, baik rohani maupun
jasmani, berupa pengetahuan, kecakapan atau keterampilan sehingga membawa
perubahan kepada kepribadian yang akhirnya dapat hidup dengan baik secara
individu maupun dalam masyarakat serta sadar terhadap kehadirat Tuhan Yang Maha
Esa.

KONSEP
PENDIDIKAN DALAM PRESPEKTIF ISLAM

Konsep pendidikan menurut Islam yaitu manusia akan
menjadi manusia apabila manusia tersebut berpendidikan karena pengetahuan
diperlukan agar suatu individu dapat menjadi manusia beriman dan bertakwa.
Ajaran islam yang diperintahkan Allah SWT yaitu mengenai petunjuk yang harus
dikerjakan dan larangan yang harus dijauhi bahkan ditinggalkan, perlu diturunkan
dari berbagai generasi melalui proses pendidikan. Setiap manusia akan selamat
dunia dan akhirat jika dididik dengan mengikuti petunjuk-petunjuk dari Allah
SWT, meskipun banyak yang ingkar.

            Singkatnya, jika individu tidak
memiliki pendidikan yang cukup, individu itu kehilangan kedudukan sebagai
manusia dan bersifat manusiawi. Di saat inilah manusia tidak dapat dikatakan
sebagai manusia sebenarnya dengan juluukan makhluk yang paling mulia, bahkan
turut menjadi makhluk yang paling rendah, lebih rendah daripada binatang.

Pandangan dan
Prespektif Islam Tentang Pendidikan

·        
Pendidikan menurut AlQuran dan Hadist AlQuran

Di dalam AlQuran terdapat banyak ayat
yang menyebutkan pentingnya Al-Quran. Tanpa adanya pengetahuan yang cukup,
niscaya manusia akan sengsara dalam kehidupan. Tidak hanya itu, AlQuran
memposisikan manusia yang berilmu pengetahuan pada derajat yang lebih tinggi
seperti yang tercantum pada surat al-Mujadalah ayat 11 yang berbunyi:

            Begitupula dalam AlQuran surat
at-Taubah ayat 122 yang berisi peringatan kepada manusia agar mencari ilmu
pengetahuan. Berikut bunyi dan arti ayatnya:

            Dari ayat diatas dapat disimpulkan
betapa pentingnya ilmu pengetahuan bagi kelangsungan hidup manusia. Tanpa
adanya ilmu pengetahuan manusia tidak dapat membedakan mana yang baik dan mana
yang buruk.

            Dalam suatu riwayat sabda Rasulullah
SAW yaitu “Mencari ilmu adalah kewajiban setiap muslim” (HR. Ibnu Majah). Pada
hadist tersebut setiap pemeluk agama islam diwajibkan untuk memiliki
pengetahuan dan berkewajiban untuk menuntut ilmu. Islam menekankan untuk
menuntut ilmu karena manusia yang tak berilmu akan tersesat pada kehidupannya
di dunia maupun di akhirat.

·        
Pendidikan Menurut Prespektif Islam

Manusia di
muka bumi ini pada hakikatnya terlahir dengan tanggung jawab yang besar sebagai
makhluk yang beriman kepada Allah SWT sekaligus sebagai khalifah di muka bumi.
Untuk dapat menjalankan tugas sebagai manusia, manusia membutuhkan pedoman atau
arah jalan agar tidak salah kaprah. Satu-satunya cara yaitu melalui pendidikan.
Karenanya, dalam agama islam pendidikan merupakan hal yang sangat vital dan
esensial.