Penikmat Haiti Creole: zonbi), di mana zombie adalah mayat

Penikmat film-film Holywood terutama yang bergenre
Horor atau Thriller, tentu istilah Zombie bukan perkataan asing bagi lagi.
Mendengar kata Zombie, kita pasti langsung membayangkan sejenis makhluk menakutkan,
mayat yang kembali hidup dalam kondisi menyeramkan karena ia mati tak wajar dan
kemudian menghantui orang-orang di sekitarnya. Dalam budaya Barat, Zombie
sering disebut dengan mayat hidup yang menjadi horor bagi manusia sekitarnya.
Biasanya zombie dideskripsikan sebagai sosok mayat hidup yang berjalan tanpa alas
kaki sambil terseok-seok dan siap menghabisi nyawa-nyawa musuhnya dengan kejam,
terutama orang-orang yang berkaitan semasa hidupnya.

Dalam berbagai situs terutama Wikipedia, Pengertian
Zombie adalah mayat hidup yang kelaparan memakan daging manusia. Mitos ini
diprediksi berasal dari cerita rakyat Haiti (Haiti Perancis: sihir, Haiti
Creole: zonbi), di mana zombie adalah mayat animasi dengan kekuatan sihir pada
dirinya. Dalam zaman modern, penggambaran tentang zombie sudah dipengaruhi oleh
aspek ilmiah zombie yang menebarkan virus berbahaya. Ideologi semacam ini
nyaris ada pada seluruh kebudayaan, sama misalnya dengan kepercayaan pada
sundel bolong, kuntilanak, dan lain sebaginya.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Tampilan zombie disini adalah  hasil penggabungan dari 28 Days Later-nya Danny
Boyle, yang membuat setiap adegan berisi zombie terasa penting dengan berlari
cepat, beringas, tak takut cahaya, serta yang paling penting, mereka menyebar
dengan cepat. Sosok zombie ini kemudian mengetahui bahwa mereka juga sensitif
terhadap bunyi dan hanya menyerang apa yang mereka lihat bergerak. Terdapat
situasi dimana karakter lain harus menyusun strategi untuk melewati beberapa
gerbong demi menyelamatkan orang-orang yang disayanginya.

Melihat aksinya yang mendebarkan, film Train to
Busan lebih digantungkan pada karakter. Mereka bukanlah orang biasa yang
mendadak menjadi superhero atau pembantai zombie. Mereka hanyalah orang biasa
yang mencoba bertahan hidup dengan peralatan seadanya. Terdapat situasi dimana mereka
harus memilih antara  diri sendiri atau
orang yang mereka sayangi untuk dikorbankan. Konflik terbesar adalah tentang
moral dan klimaks adalah kulminasi dari semua kejadian sebelumnya. Bahkan orang
paling jahat pun (Kim Eui-sang) tetaplah manusia biasa yang punya alasan
tersendiri.

Seperti kebanyakan film unggulan Korea Selatan
lainnya, struktur film dibuat sedemikian rupa guna menjaga perhatian penonton
agar tetap penasaran. Meskipun elemen zombie nya familiar dan memiliki plot
yang cerdas serta membalikkan dugaan kita dengan bagian -bagian tak terduga,
penonton yang sudah pengalaman dalam hal ini bisa jadi  sudah bisa menebak tokoh yang akan mati.
Sebenarnya sedikit film horor yang sering muncul masih bisa mengejutkan
penonton melalui perkembangan plot yang seperti itu. Menulisnya disini akan mengurangi
kenikmatan anda yang berencana menonton. Kereta di Korea Selatan merupakan
salah satu alat transportasi tercepat dan paling nyaman di dunia. Analogi
tentang film ini dapat digambarkan yang lebih tepat mungkin adalah roller
coaster; ia mempermainkan adrenalin dan mengaduk emosi.

Lalu,  setelah
pembahasan kepercayaan tentang zombie di atas. Kita akan membahas sesuatu yang
cukup mengejutkan bagi kita sebagai muslim.

Menurut kitab “Mi’ah min uzhama ummatil Islam
ghayyaru majra al-tairkh” (???? ?? ????? ??? ?????? ????? ???? ???????)
atau yang artinya “100 tokoh ummat islam yang mengubah arus sejarah”
disebut bahwa Zombie awalnya merupakan nama salah seorang tokoh pemimpin Islam
di Selatan Amerika. Kitab yang ditulis oleh sejarawan bernama Jihad At-Turbani
ini (terbit tahun 2010 oleh penerbit Darut Taqwa, Mesir, dan menjadi salah satu
buku best seller tahun 2010) mengetengahkan kisah lain tentang Zombi selama ini
tidak dikenal orang. At-Turbani mengupas pembahasan mengenai  Zombie dalam bukunya dimulai dari halaman 291
hingga  halaman 292. Ringkas nya,
At-Turbani menjabarkan bila Zombie merupakan salah seorang pemimpin negro Islam
yang membangun negara Islam di Brazil. Saat imperialisme bangsa Eropa masuk
menuju benua Amerika, mereka kemudian membagi benua tersebut menjadi dua koloni
besar, yaitu untuk sebelah utara sebagai koloni Inggris dan Perancis, dan untuk
sebelah selatan sebagai koloni Portugal dan Spanyol.