Cafe tingkat ekonomi menengah ke bawah juga mengikuti gaya

Cafe termasukrestoran dengan tipe yang lebih kecil yang melayani atau menjual makanan ringandan minuman, lebih mengutamakan suasana rileks dan nyaman dengan menyediakantempat duduk yang nyaman dan alunan musik, bahkan ada beberapa cafe yangmenampilkan live music.

Banyakditemui deretan cafe yang tersebar di kota Solo. Pembangunan cafe tersebutbermaksud untuk mengembangkan suatu usaha demi mendapatkan keuntungan maupunmembuka lapangan kerja bagi pengangguran yang berada disekitar Surakarta. Setiapcafe memiliki pelayanan yang berbeda, dan masing-masing dari cafe tersebutberusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggannya agar pelanggan merasanyaman berada di cafe tersebut. Mahasiswaadalah seorang pelajar yang menuntut ilmu di Perguruan Tinggi. Dilihat darisegi usia, kebanyakan mahasiswa berkisar antara umur 18-23 tahun, merupakantahap golongan remaja akhir (masa dewasa dini).

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

Direntan usia inilah menjadialasan masih cenderung berubahnya karakter seorang mahasiswa untuk menemukanjati diri. Mahasiswa sering berkumpul menghabiskan waktu luang untuk sekedarmengerjakan tugas maupun berbagi informasi dan pengalaman. Perkembanganzamanlah yang membuat mahasiswa mengalami perubahan perilaku menjadi lebihkonsumtif. Hal ini tidak menjadi masalah untuk mahasiswa yang berekonomi serbaberkelebihan, tetapi akan menjadi masalah lain bagi mahasiswa yang memilikistatus ekonomi menengah ke bawah. Kebanyakanmahasiswa dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah juga mengikuti gaya hidupkonsumtif akibat tuntutan pergaulan.

Pada dasarnya kebutuhan mahasiswa yangpaling utama adalah segala hal yang berkaitan dengan perkuliahan, sepertimembayar uang kuliah, membeli perlengkapan maupun alat tulis, membeli buku, danlain sebagainya yang berhubungan dengan perkuliahan. Namun, kenyataan yangpenulis lihat mahasiswa menggunakan uang di luar kebutuhannya, seperti menontonfilm di bioskop, karaoke, makan di cafe-cafe mahal, dan lain sebagainya yangmenurut penulis hal-hal tersebut tidak memiliki mafaat yang tidak terlaluberarti bagi kehidupan mahasiswa. Dalampsikologi, perilaku konsumtif dapat dikategorikan sebagai compulsive buyingdisorder (penyakit belanja kompulsif), dimana seseorang memiliki hasrat yangtidak tertahankan untuk membeli barang atau jasa secara berlebihan denganjumlah pengeluaran besar yang pada akhirnya akan mendatangkan pengaruh negatifdi dalam hal keuangan dan keluarga. Perilaku ini sering tidak disadari olehmahasiswa bahwa dirinya terjebak dalam kubangan metamorfosa antara keinginandan kebutuhan.